Y Si Fuera Ella

Author : Ama Hani (@amahani95)

Cast :
-Park Chanyeol
-Park Minra

Note : ini FF terinspirasi dari salah satu judul lagu SHINee jonghyun yang berjudul sama. Author dapet ide jalan ff ini waktu lagi denger lagu itu jadi sekalian aja di jadiin judul ff nya XD dan sebener nya ini ff request dari teteh tercinta, teh mira.. yang juga jadi main cast di sini >_< maaf nunggu lama ya teh ‘-‘ soal nya ini pertama kali author buat ff dengan tema diary, jadi lama ngedit nya >_<

selamat membaca. and DON’T BE A SILENT READER 🙂

tolong Like ff ini kalau kamu mau di buat versi drama nya ^^b

—===—

(Senorita ver.)

Seoul, November 2013

 

Hari ini hujan deras sekali, dan aku tidak bisa menahan untuk tidak menulis. Walaupun aku tahu kau tidak akan membacanya karena aku tidak tahu kau sekarang berada dimana, tapi aku akan tetap menulis sampai selesai.

 

Hai Chanyeol.. Bagaimana kabarmu ? Aku harap kau baik baik saja. Tidak ada seharipun ku lewati tanpa bertanya tanya pertanyaan itu.

Apa kau sudah makan ? apa yang sedang kau lakukan ?

Kau dimana ?

Aku sangat merindukan mu, lebih dari yang kau tahu. Semua yang ada di sekitarku selalu mengingatkan ku kepada mu. Hujan diluar mengingatkan ku kepada setiap pelukan hangatmu yang dulu sering kau berikan.

Dan apa kau ingat kejadian itu, saat kita sedang pergi ke pantai tetapi malah hujan turun dengan sangat derasnya ? hihi, hujan yang sama seperti yang turun saat ini 🙂 saat itu kau mengajakku berteduh di depan sebuah ruko yang tutup.

Aku ingat bagaimana kau melepas jaket mu dan memakaikannya di tubuh ku, aku ingat bagaimana aroma badanmu saat kau mulai memeluk ku. Dan.. aku ingat bagaimana jantungku berdetak sangat kencang saat kau mencium bibirku, membuat darah di sekujur tubuhku mengalir dengan cepat dan membuat badan ku terasa hangat.

Aih, aku masih malu dan jantung ku masih berdetak dengan kencang jika mengingat kejadian itu >//<

Tapi sekarang, dimana kau ? apa kau dengan ajaibnya akan mengetuk pintu rumah ku saat ini, masuk, lalu memeluk ku ?

Rasa sakitnya masih terasa, rasa sakit di dadaku ketika mengingatmu. Rasa sakit ketika aku merindukanmu. Tapi dengan sangat jujur aku mengaku, aku menikmati rasa sakit itu. Dan aku akan tetap terus merindukan mu di sepanjang hidupku, walaupun itu akan membuat hatiku tercincang sampai mati.

Haha, aku mulai berlebihan.

Chanyeol, aku ingat bagaimana kau menyukai hujan. Kau bilang hujan itu adalah salah satu hal yang paling romantis di dunia ini.

“Langit mengirim cinta kepada bumi dengan hujan.”

Kata kata mu sangat manis. Aku merindukan suara mu, dan aku selalu menantikan saat saat dimana  kau akan memberitahuku kata kata manis dan romantis lainnya. Kata kata yang selalu membuatku tersenyum setiap kali aku mendengar dan mengingat nya.

Chanyeol, sakit nya terasa lebih sakit lagi sekarang.. bahkan mata ku mulai berair :’)

Aku rindu bagaimana kau selalu memegang kedua pipiku, menatapku dengan matamu yang besar dan bersih saat aku sedang bersedih, meyakinkan ku bahwa semuanya baik baik saja. Aku rindu bagaimana nyamannya bersandar di dadamu yang bidang, melepaskan semua kesedihan ku di dalam pelukanmu.

Aku juga rindu bagaimana dengan lembutnya kau mengelus kepala ku dengan tangan besarmu. Aku rindu menggengam tanganmu, dan aku ingat kalau kau sangat suka mengacak rambutku dengan tangan mu itu.

“genggaman tangan kecilmu memberikan kekuatan yang sangat besar untukku.”

Kata kata itu yang selalu ku ingat, membuatku ingin menggenggam tangan mu lagi saat ini dan tidak akan pernah ku lepaskan.

Jari jari tanganku terasa dingin tanpa jari jari tanganmu di setiap jeda ruang kosong nya.

Aku jadi ingat kau penah menyanyikan sebuah lagu untuk ku dengan gitar kesayangan mu  yang membuat muka ku memerah saat itu, “your hand fits in mine like it’s made just for me, but bear this in mind it was meant to be.”

Sejak saat itu, lagu itu menjadi salah satu lagu favorite ku, kau tahu ? Lagu yang selalu ada di play list ku. Sambil mendengar lagu itu.. sambil mengingat senyum mu. :’)

Chanyeol… aku sangat sangat merindukan mu 😥

Kalau aku bisa memutar waktu, aku ingin kembali pada saat kita pertama kali bertemu. Aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata kata bagaimana bersyukurnya aku sudah menaiki bis yang sama dengan mu waktu itu.

Walaupun jujur saja aku agak takut ketika kau tiba tiba menghampiri ku dengan muka datar mu itu, menanyakan alamat rumah nenek mu dengan sangat dingin. Tapi kau terlihat sangat keren hari itu.

Dan bagaimana kaget nya aku saat kau meminta nomor handphone ku. lalu malam nya kita mulai chatting di kakaotalk. walaupun saat itu perasaan ku biasa biasa saja, tapi sekarang aku sangat bahagia mengingat itu, chanyeol.

rasa suka ku dan rasa sayang ku kepada mu bertambah perlahan tapi itu terus bertambah setiap hari nya.. sampai sekarang, sampai detik ini.

chanyeol, kau tidak tau bagaimana sakit nya aku melihat mu yang tiba tiba bersikap dingin kepada ku tepat pada saat kita akan merayakan anniversary ke dua tahun.

aku tidak tahu apa yang membuat mu benci kepada ku, tapi tolong maaf kan aku.. maaf kan aku..

walaupun sekarang ada yang lain yang bersama ku. tapi percaya lah, aku masih mencintai mu.

dan aku mohon kembalilah..

kau yang dulu selalu bilang pada ku untuk terus percaya keajaiban.

Saranghae Park Chanyeol, jeongmal..

 

===

(Senor ver.)

To : Park Minra
Seoul-si, Gangnam-gu, Apgujong-dong, 413-830, 521
Rep Of Korea

From : Park Chanyeol
Calle Beatriz de Suabia, 18
41005 Madrid
Spain

 

January, 2014

Annyeonghaseyo.

Kau pasti kaget saat menerima surat ini, dan aku berharap kau tidak langsung membuang nya saat tahu siapa pengirimnya. Kau ingat aku ?

Sudah hampir satu tahun kita berpisah, dan aku tahu kau sangat membenciku karena sudah meninggalkanmu. Kau pernah bilang tidak akan memaafkan aku jika aku meninggalkan mu, apa lagi mengingat kau sering sekali menangis ketika kita masih bersama.

Dengan datang nya surat ini, aku ingin meminta maaf kepadamu. Maaf atas segala nya, maaf atas semua yang telah ku perbuat kepadamu. Berani berani nya aku membuat air mata mu jatuh.

Selain itu, aku ingin memberitahu mu sesuatu.. bukan dimana aku berada. Kau pasti sudah tau dengan melihat alamat pengirim. Ya, aku sekarang berada di madrid, spanyol. Jangan menyusulku kemari, karena aku tidak tahu apa aku masih ada di dunia ini saat kau menyusul nanti.

Kau adalah salah satu orang ternekat yang pernah aku kenal, jadi aku katakan sekali lagi.. jangan menyusulku kemari. Dulu pun aku sengaja tidak memberi tahu mu kemana aku pergi, karena aku tahu kau akan menyusulku.

Awalnya aku ragu saat akan mengirim surat ini, tapi akhirnya ku kirim juga karena aku masih mencintaimu.

Minra, aku terkena penyakit kanker di hatiku, tumor ganas. Kau ingat sakit perutku waktu itu ? aku merahasiakan nya dari mu agar kau tidak khawatir. Yang kau tahu hanya aku terkena penyakit maag, itu saja kau sudah sangat ribut. Apa lagi jika ku beri tahu yang sebenar nya ?

Badan ku saat ini sangat berantakan, kau tidak boleh melihatnya karena mungkin kau jijik. Aku tidak mau menjelaskan seberapa buruk nya keadaan ku sekarang, karena aku tidak mau kau membayangkannya.

Besok lusa aku di oprasi, aku tidak tahu oprasi ini akan berhasil atau tidak. Tapi rasanya kelopak mata ku sudah lelah untuk terbuka. Aku ingin beristirahat, pengobatan selama ini sangat melelahkan.

Gadis bermuka merah, haha aku rindu memanggilmu dengan sebutan itu. Terimakasih sudah membuat hidupku lebih indah, kau harus tahu kalau sesungguhnya di dunia ini ada seseorang yang benar benar mencintaimu, aku.

Sejak hari pertama kita bertemu, aku belum sempat memberi tahu mu tentang ini.. aku jatuh cinta kepadamu pada pandangan pertama, kau adalah cinta pertamaku dan tentu saja cinta terakhirku.

Aku masih ingat bagaimana susahnya mencuri curi pandang di tengah penuh nya bis, bagaimana hatiku sangat senang saat kita turun di halte yang sama. Dan bagaimana gugupnya aku saat bertanya alamat rumah baru nenek ku kepadamu. Aku salah tingkah waktu itu haha.

Takdir tidak pernah salah, cinta juga tidak pernah salah. Aku sangat bersyukur karena ternyata takdirku jatuh kepadamu, seorang wanita dengan senyum yang sangat cantik. Dan aku tidak tahu apa jadinya bila bukan kau yang di takdirkan untuk ku waktu itu, mungkin aku tidak akan pernah jatuh cinta, dan merasakan apa itu cinta.

Senyum pertama mu kepada ku langsung memantapkan hati ku bahwa kau lah orang nya. dan aku tau kalau aku sudah jatuh cinta pada mu saat itu juga. dan rasa nya masih sama, aku masih mencintai mu sampai sekarang.

aku tahu aku bodoh karena meninggalkan mu begitu saja, tapi aku melakukan itu karena aku mencintai mu. aku yang berpura pura menjadi tak peduli kepada mu saat itu, itu sangat membuatku tersiksa sebenar nya.

aku tahu kau pasti jadi sangat membenci ku yang tiba tiba berubah. tapi itu lebih baik kau membenci ku, lalu aku pergi. dari pada aku pergi saat kau mencintai ku.

dan, apa kabar kau dengan baekhyun ? aku menyuruh nya untuk menjaga mu. karena aku tahu dia menyukai mu, jadi pasti dia menjaga mu dengan baik.

semoga kau selalu bahagia park minra, yang aku ingin hanya kau memaafkan ku..

mianhae.. saranghae..

 

tertanda,
Park Chanyeol.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s